CARI BUKU

Loading...
Cara Belanja

Sms ke 087812935346 dengan format :
Judul buku; Nama Lengkap; Alamat Lengkap (untuk cek ongkos kirim); minta dikirim dengan Pos atau JNE (sebutkan salah satu) NO HP
Anda akan mendapatkan balasan besarnya uang yang harus ditransfer (harga buku + ongkos kirim) dan no. rekening untuk ditransfer.
Setelah transfer langsung konfirmasi (sms) besarnya uang dan nama bank yang ditransfer.
Buku akan dikirim setelah transfer dicek sudah masuk, dan no resi akan di sms-kan ke HP anda.

Wednesday, August 20, 2014

FRONT OFFICE MANAGEMENT

FRONT OFFICE MANAGEMENT
Pengarang: Dr. Adi Soenarno, MBA
Penerbit: Penerbit Andi
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 INDUSTRI HOTEL
Jenis hotel
Operasional hotel secara umum
Fasilitas properti
Hubungan antara hotel dengan travel agent
BAB 3 OPERASIONAL FRONT OFFICE


Struktur organisasi hotel
Struktur organsiasi front office
Job description
Pekerjaan staff FO secara umum
Standar grooming
Tipe kamar
Harga kamar
Pengelompokan konsumen
Telephone operator

BAB 4 DEQUENCE OF SERVICE
Regitrasi
Check in
Pembayaran deposit
Room allocation
Room configuration
Pemberian kunci kamar
Pengantaran ke kamar
Periode in house
Pembayaran transaksi
Check out

BAB 5 CHECK IN/ CHECK OUT
Check in the guest
Check out the guest

BAB 6 RESERVASI
Struktur organsiasi departement reservasi
Sarana melakukan reservasi
Penjualan secara paket
Group reservation
Sifat reservasi
Cara menerima reservasi
Teknik menjual
Kualifikasi staff reservasi
Reservasi antar hotel
Singkatan dalam reservasi

BAB 7 KOMUNIKASI DI FRONT OFFICE
Sarana komunikasi
Komunikasi dengan depatemen lain
Problem komunikasi antar departemen dan pemecahannya
Komunikasi internal front office
Komunikasi dengan tamu

BAB 8 AKUNTANSI FRONT OFFICE
Night audit
Sistem pembayaran
Cash flow
Fasilitas kredit
Laporan pendapatan

BAB 9 COMPLAINT HANDLING
Macam-macam komplin yang dapat terjadi
Tipe tamu
Empat area sikap dan sifat manusia
Metode HEAT
Pelatihan complaint handling

BAB 10 FUNGSI GRO
Escorting the guest
Confirm the ticket
Reservasi
Stamp service
Check in khusus VIP
Check out khusus
Courtesy call
Mengecek banquet event order
Site inspection

BAB 11 JENIS LAYANAN DI BAGIAN FRONT OFFICE
Layanan profit center di FO
Layanan non profit center di FO

BAB 12 MANAGER FRONT OFFICE YANG IDEAL
Kecakapan FO manager yang bersifat teknis
Kecakapan FO manager yang bersifat non teknis
Kecakapan FO manager dari sisi kritis
HARGA Rp 56.500
Read More >>

PERKEMBANGAN HUKUM KONTRAK INNOMINAAT DI INDONESIA BUKU KEDUA

PERKEMBANGAN HUKUM KONTRAK INNOMINAAT DI INDONESIA BUKU KEDUA
Pengarang: Dr. H. Salim H.S. S.H., M.S
Penerbit: Sinar Grafika
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 KONTRAK SUROGASI
Istilah dan pengertian kontrak surogasi
Latar belakang lahirnya kontrak surogasi
Landasan hukum kontrak surogasi
Pendapat para ahli tentang kontrak surogasi
Subjek dan objek dalam kontrak surogasi
Bentuk dan substansi kontrak surogasi
Analisis kasus dalam kontrak surogasi

BAB 3 KONTRAK TERAPEUTIK


Pengertian kontrak teraputik
Dasar hukum kontrak teraputik
Para pihak yang terkait dalam kontrak teraputik
Rekam medis
Persetujuan tindakan medis tenaga kesehatan/ kedokteran atau dokter gigi

BAB 4 KAJIAN SOSIO YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN KREDIT
Pengertian perjanjian kredit
Dasar hukum perjanjian kredit
Jenis-jenis kredit
Para pihak dan objek perjanjian kredit
Prosedur dan syarat-syarat  untuk memperoleh kredit bank
Analisis dan momentum terjadinya perjanjian kredit
Bentuk dan substansi perjanjian kredit
Hak dan kewajiban para pihak
Sifat perjanjian kredit
Jangka waktu perjanjian kredit

BAB 5 PERJANJIAN BAKU
Istilah dan pengertian perjanjian baku
Latar belakang timbulnya perjanjian baku
Landasan yuridis perjanjian baku
Jenis-jenis perjanjian baku
Par apihak yang terkait dalam perjanjian baku
Bentuk dna isi perjanjian baku
Kekuatan mengikat perjanjian baku

BAB 6 PERJANJIAN KEMITRAAN
Pengertian perjanjian kemitraan
Landasan hukum perjanjian kemitraan
Pola kemitraan
Sumber dan bentuk dana program kemitaan
Para pihak dan objek perjanjian kemitraan
Prosedur dan syarat-syarat dalam pengajuan pinjaman dalam perjanjian kemitraan
Bentuk dan subtansi perjanjian kemitraan
Hak dan kewajiban usaha kecil dan usaha menengah dan usaha besar
Jangka waktu, jumlah dan cara pembayaran angsuran

BAB 7 PERJANJIAN KARYA PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN BATU BARA
Pengertian perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara
Dasar hukum perjanjian karya pengusahaan pertambangan baru bara di indonesia
Karakteristik dan prinsip-prinsip dalam perjanjian karya pengusahaan pertambangan baru bara
Syarat-syarat dan prosedur dalam permohonan izin perjalanan karya pengusahaan pertambangan baru bara
Para pihak yang terkait dalam perjanjian karya penguashaan pertambangan baru bara
Hak dan kewajiban para pihak
Jangka waktu berlakunya perjanjian karya pengusahaan pertambangan baru bara

BAB 8 KONTRAK PENGADAAN BARANG
Pengertian kontrak pengadaan barang
Landasan hukum kontrak pengadaan barang
Jenis-jenis kontrak pengadaan barang
Para pihak dalam kontrak pengadaan barang
Metode evaluasi penawaran penyedia barang
Metode pemilihan penyedia barang
Tahapan-tahapan dalam pemilihan penyedia barang
Substansi kontrak pengadaan barang
Hak dan kewajiban para pihak
Pemutusan kontrak
Penyelesaian perselisihan
Sanksi
HARGA RP 59,000
Read More >>

Tuesday, August 19, 2014

PENDIDIKAN KONSUMSI PANGAN

PENDIDIKAN KONSUMSI PANGAN
Pengarang: Retno Indrati
Penerbit: Kencana
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 JENIS BAHAN PANGAN
Makanan sebagai sumber gizi
Sistem pencernaan makanan
Bahan pangan segar
Produk olahan
BAB 3 CARA MENYIMPAN BAHAN PANGAN


Penyimpanan kering
Penyimpanan dengan suhu rendah
Penyimpanan pada suhu beku

BAB 4 NILAI GIZI BAHAN PANGAN DNA KEBUTUHAN TUBUH AKAN GIZI DAN ENERGI DARI MAKANAN
Zat gizi dalam makanan
Kebutuhan zat gizi dan energi
Pola hidup sehat

BAB 5 MASALAH DALAM MENGONSUMSI MAKANAN KURANG ATAU LEBIH?
Pendahuluan
Gizi ideal
Gizi kurang
Gizi lebih
Penyakit-penyakit yangterkait dengan makanan

BAB 6 MENYUSUN KOMBINASI BAHAN DAN MENU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI
Susunan makanan balita
Susunan makanan anak sekolah
Susunan makanan ibu hamil dan menyusui
Susunan makanan usila

BAB 7 CARA MENGOLAH BAHAN PANGAN
Macam-macam proses pengolahan bahan pangan
Pengaruh proses pengolahan terhadap nilai gizi makanan
Saran pengolahan bahan pangan

BAB 8 PENGGUNAAN ABAHAN TAMBAHAN PANGAN DALAM PENGOLAHAN
Pengertian
Jenis-jenis bahan tambahan pangan
Mewaspadai bahaya BTP dalam makanan kita
Kehalalan bahan tambahan pangan

BAB 9 BAHAYA KERACUNAN MIKROBIAWI DALAM KEAMANAN MENGONSUMSI PANGAN
Kerusakan mikrobiawi bahan pangan
Bahan pangan yang berpotensi ditumbuhi mikrobia penyebab sakit
Menjaga keamanan bahan pangan

BAB 10 CITA RASA HIDANGAN NUSANTARA
Makanan utama
Hidangan sayur
Hidangan dalam bentuk gorengan
Hidangan dalam bentuk dibungkus dan dikukus
Hidangan dalam bentuk panggang/ bakar
Pelengkap hidangan
Hidangan minuman

BAB 11 MAKANAN, BUDAYA MAKAN DAN CARA MENIKMATI MAKANAN
Filosofi makan
Faktor yang memengaruhi pemilihanmakanan
Kebiasaan makan, pola makan dan kesukanaan seseorang
Budaya makan masyarakat indonesia

BAB 12 MAKANAN DAN KESEHATAN MULUT GIGI
Mulut dan gigi sebagai alat pengunyah makanan
Gangguan pada gigi
Makanan yangdapat merusak gigi
Makanan yang mampu melindungi dan membersihkan gigi
Mengendalikan karies dengan pengaturan diet
HARGA Rp 71.000
Read More >>

DASAR-DASAR HUKUM PIDANA DI INDONESIA

DASAR-DASAR HUKUM PIDANA DI INDONESIA
Pengarang: Drs. P.A.F. Lamintang, S.H
Penerbit: Sinar Grafika
DAFTAR ISI
BAB 1 HUKUM PIDANA
Pengertian hukum pidana
Pembagian hukum pidana
Hukum pidana mempunyai tempat-tempat di antara hukum-hukum lain
BAB 2 ILMU PENGETAHUAN HUKUM PIDANA
pengertian ilmu pengetahuan hukum pidana
Kriminologi sebagai bagian dari ilmu pengetahuan hukum pidana dalam arti luas



BAB 3 PENAFSIRAN UNDANG-UNDANG PIDANA
Pentingnya penafsiran UU pidana
Cara-cara menafsirkan UU dan metode –metoe penafsiran UU pidana
Metode penafsiran secara analogis

BAB 4 BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PIDANA MENURUT TEMPAT
Ruang lingkup berlakunya UU pidana suatu negara
Asas-asas tentang berlakunya UU pidana menurut tempat
Pengecualian –pengecualian yang diakui dalam hubungan antarbangsa

BAB 5 PASAR 1 AYAT 1 KUHP
Rumusan pasal 1 ayat 1 KUHP
Sejarah pembentukan pasal 1 ayat 1 KUHP
Arti ketentuan pidana menurut UU
Asas-asas yang terdapat dalam pasal 1 ayat 1 KUHP

BAB 6 BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PIDANA MENURUT WAKTU
Hubungan dengan pasal 1 ayat 1 KUHP
Hubungan dengan pasal 1 ayat 2 KUHP
Arti perubahan dalam perundang-undangan
Arti ketentuan yang paling menguntungkan

BAB 7 TENTANG TINDAK PIDANA ATAU STRAFBAAR FEIT
Pengertian strafbaar feit
Unsur-unsur tindak pidana
Penjabaran tindak pidana ke dalam unsur-unsur
Jenis-jenis tindak pidana
Ajaran-ajaran mengenai tempat dan waktu dari tindak pidana
Ajaran-ajaran mengenai penyebab dari suatu akibat
Penyebab di dalam delik omisi

BAB 8 DOLUS DAN CULPA
Pengertian dolus dan culpa secara umum
Pengertian opzet dalam peradilan
Pengertian dolus dan culpa dalam doktrin
Bentuk-bentuk opzet
Unsur-unsur delik yang diliputi oleh opzet
Unsur opzet dalam rumusan delik
Hubungan opzet dengan wederchtelijkheid

BAB 9 TENTANG WEDERRECHTELIJKHEID
Pengertian wederrechtelijkheid
Paham-paham wederrechtelijkheid
Unsur wederrechtelijkheid di dalam rumusan delik
Wederrechtelijkheid dari suatu delik omisi

BAB 10 DASAR-DASAR YANG MENIADAKAN HUKUMAN DAN PENUNTUTAN
Perbedaan antara strafuitsluitingsgronden dan vervolgingsuitsluiting gronden

BAB 11 OVERMACHT ATAU KEADAAN MEMAKSA
Pengertian overmacht
Noodtoestand

BAB 12 NOODWEER ATAU PEMBELAJARAN YANG PERLU DILAKUKAN TERHADAP SERANGAN YANG BERSIFAT SEKETIKA DAN BERSIFAT MELAWAN HUKUM
Pengertian noodweer
Noodweer sebagai suatu upaya pembelaan yang sah
Syarat-syarat noodweer
Arti serangan yang bersifat seketika
Arti bahaya yang mengancam secara langsung bagi tubuh, kehormatan dan benda
Arti pembelaaan yang bersifat perlu

BAB 13 WETTELIJK VOORSCHRIFT DAN AMBTELIJK BEVEL
Pengertian wettlijke voorschrift
Pengertian ambtelijk bevel

BAB 14 POGING ATAU PERCOBAAN
Syarat-syarat poging
Pengertian voornemen
Percobaan melakukan tindak pidana yang tidak terlarang
Pengertian begin
Pengertian keadaan-keadaan yang tidak tergantung pada kemauan pelaku

BAB 15 TENTANG PELAKU DAN KETURUTSERTAAN
Pengertian deelnerming
Pengertian pelaku
Bentuk-bentuk deelnerming
Pengertian doen plegen
Pengertian turut melakukan
Pengertian menggerakan orang lain untuk melakukan tindak pidana
Pengertian membantu melakukan tindak pidana

BAB 16 GABUNGAN TINDAK PIDANA ATAU SAMENLOOP VAN STRABARE FEITEN
Pengertian perkataan feit
Ketentuan pidana yang bersifat umum dan ketentuan pidana yangbersifat khusus
HARGA RP 169,000
Read More >>

Monday, August 18, 2014

SURAT BERHARGA SUATU TINJAUAN YURIDIS DAN PRAKTIS

SURAT BERHARGA SUATU TINJAUAN YURIDIS DAN PRAKTIS
Pengarang: James Julianto Irawan, S.H., M.H
Penerbit: Kencana
DAFTAR ISI
BAB 1 PENGERTIAN SURAT BERHARGA
Latar belakang munculnya surat berharga
Pengertian surat berharga
Pengertian surat berharga menurut para sarjana
Pembagian surat berharga dillihat dari isi perikatan dasarnya
Kaitan antara KUHP dan KUHPDT
Sejarah pengaturan surat berharga
Sumber pengaturan surat berharga
BAB 2 SURAT BERHARGA SEBAGAI SURAT LEGITIMASI


Istilah dan pengertian legitimasi
Surat berharga sebagai surat legitimasi
Pembayaran karena asas legitimasi

BAB 3 KLAUSULA PERALIHAN SURAT BERHARGA
Memperoleh hak milik atas suatu benda dengan cara penyerahan
Cara penyerahan surat berharga

BAB 4 PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT PENERBITAN SURAT BERHARGA DAN HUBUNGAN HUKUMNYA
Pihak-pihak yang terlibat penerbitan surat berharga
Hubungan hukum di antara para pihak
Hubungan hukum antara penerbit dan pemegang selanjutnya
Hubungan hukum antara perikatan dasar dan kewajiban penerbit surat  berharga
Kesimpulan

BAB 5 UPAYA TANGKISAN ATAU BANTAHAN DALAM SURAT BERHARGA
Pengertian upaya tangkisan/ bantahan dalam surat berharga
Upaya tangkisan/ bantahan absolut
Upaya tangkisan atau bantahan relatif

BAB 6 SURAT WESEL
Istilah dan pengertian
Pihak-pihak dalam wesel dan hubungan hukumnya
Syarat formal
Pembagian wesel
Endosemen
Ekseptasi wesel
Surat advis
Aval atau jaminan
Pembayaran dan hari bayar
Protes
Notifikasi atau pemberitahuan
Klausula tanpa biaya
Hak regres
Keadaan memaksa
Intervensi
Lembaran, turunan dan wesel yang hilang
Kedaluwarsa surat wesel

BAB 7 SURAT SANGGUP
Surat sanggup atas pengganti
Surat promes atas tunjuk

BAB 8 SURAT CEK, BILYET GIRO, KLIRING DAN SANKSI ADMINISTRASI
Surat cek
Bilyet giro
Kliring
Sanksi administrasi

BAB 9 SURAT SAHAM
Istilah dan pengertian
Syarat formal saham
Pembagian jenis-jenis saham
Kelebihan surat saham
Gadai dan fidusia saham
Risiko pemegang saham

BAB 10 SURAT OBLIGASI
Istilah dan pengertian
Pihak-pihak dalam penerbitan obligasi
Pembagian obligasi
Perbedaan antara saham dan obligasi
Kelebihan dan kelemahan obligasi bagi perusahaan
Risiko pemegang obligasi
Perlindungan bagi pemegang obligasi
Perbandingan obligasi dengan pinjaman kredit bank

BAB 11 SERTIFIKAT DEPOSITO DAN SERTIFIKAT BANK INDONESIA
Sertifikat deposito
Sertifikat bank indonesia

BAB 12 COMMERCIAL PAPER / SURAT BERHARGA KOMERSIAL
Istilah dan pengertian
Pengaturan commercial paper
Syarat formal surat berharga komersial
Pihaj-pihak yang terlibat di dalam penerbitan surat berharga komersial
Pemeringkat efek
Kelebihan surat berharga komersial
Kelemahan atau kekurangan surat berharga komersial
Pencairan surat berharga komersial
Perbedaan pengisian
Persyaratan dan kewajiban bank yang terlibat penerbitan surat berharga komersial
Larangan bagi bank

BAB 13 LETTER OF CREDIT
Latar belakang munculnya letter of credit
Istilah dan pengerrian LC
syarat formal LC
Dasar hukum pengaturan letter of credit
Mekanisme transaksi LC
Pihak-pihak yang terlibat di dalam penerbitan LC
Hubungan hukum para pihak dalam transaksi LC
Macam dan jenis letter of credit
Dokumen

BAB 14 POLIS ASURANSI
Istilah dan pengertian polis asuransi
Pengaturan polis asuransi
Syarat formal dan syarat khusus polis asuransi

BAB 15 BANK GARANSI
Istilah dan pengertian bank garansi
Karakteristik perjanjian garansi atau penanggungan secara umum
Pengaturan bank garansi
Syarat formal bank garansi
Unsur-unsur perjanjian penanggungan
Pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan bank garansi
Hubungan hukum di antara pihak-pihak yang terlibat di dalam penerbitan bank garansi
Macam dan jenis bank garansi
HARGA RP 64.000
Read More >>