FIKIH SUNNAH 5 Pengarang : Sayyid Sabiq

FIKIH SUNNAH 5
Pengarang : Sayyid Sabiq
Penerbit : PT. Alma’arif Bandung
DAFTAR ISI 
SOAL BEPERGIAN:
Bepergian bust melakukan hal-hal yang disukai oleh Allah    
Beristikharah serta minta pendapat orang-orang budiman sebelum pergi     
Cara beristikharah      
Sunat melakukan perjalanan pads hari Kamis            
Shalat sebelum berangkat      
Sunat membawa teman sejawat           
Sunat berpamitan pada kaum kerabat dan keluarga serta minta didoakan dan mendoakan mereka 
Mints didoakan oleh musafir pads tempat yang suci
DOA-DOA BEPERGIAN:
Ucapan waktu hendak berangkat      
Ucapan musafir waktu berkendaraan            
Ucapan musafir bila kemalaman        
Ucapan musafir bila menempati sebuah rumah          
Ucapan musafir bila telah dekat ke sebuah kampong atau ke sebuah tempat yang akan dimasukinya         
Ucapan musafir di waktu dini hari      
Ucapan musafir bila mendaki bukit, menuruni lembah atau bila kembali      
Ucapan musafir bila berlayar
Berlayar di lautan yang bergelombang          
BAB HAJI:
Pengertian      
Keutamaannya Keterangan bahwa ia merupakan amal yang paling utama
Keterangan bahwa ia merupakan jihad          
Keterangan bahwa ia menghapus doss            
Keterangan bahwa orang-orang yang mengerjakan haji merupakan duta
Haji itu wajib ditunaikan baik dengan segera atau ditangguhkan                 
Syarat-syarat wajib haji          
Bilakah seseorang dianggap sanggup            
Haji anak-anak dan budak belian       
Haji bagi wanita         
Permintaan izin dari wanita kepada suaminya           
Orang yang meninggal dan masih memikul kewajiban haji   
Menggantikan orang lain mengerjakan haji   
Jika orang yang sakit lumpuh sembuh kembali          
Syarat mewakili orang lain berhaji     
Melakukan haji nadzar bagi orang yang belum menunaikan haji rukun        
Tak ads sharurah dalam Islam            
Berutang untuk haji   
Berhaji dengan harts yang haram       
Manakah yang lebih utama dalam berhaji, berkendaraan atau berjalan kaki
Berusaha dan berdagang di waktu haji          
Cara Rasulullah saw. menunaikan haji           
MIQAT:
Miqat Zamani
Ihram haji sebelum bulannya
Midat Makani            
Ihram sebelum sampai di Midat         
IHRAM:
Batasannya     
Adab dan tata tertibnya         
Macam-macam Ihram:
Arti Qiran       
Makna Tamattu          
Arti Ifrad       
Yang lebih utama dari ketiga macam cara itu            
Boleh ihram secara umum      
Thawaf dan sa'i bagi orang yang melakukan qiran dan tamattu' sedang bagi penduduk Tanah Suci hanya dapat dilakukan cara ifrad   
Siapakah yang dimaksud dengan penduduk Tanah Suci
Orang yang bertamattu' hendaklah is thawaf dua kali          
Bagi orang yang menempuh cara qiran cukup sa'i dan thawaf masing-masingnya satu kali
Orang yang bertamattu dan berqiran wajib menyembelih kurban     
TALBIAH:
Hukumnya     
Bunyi kalimatnya       
Keutamaannya           
Sunat membacanya secara jahar         
Tempat-tempat yang disunatkan padanya membaca talbiah
Waktunya       
Sunat membaca shalawat Nabi dan berdoa setelah talbiah
HAL-HAL YANG DIBOLEHKAN BAGI ORANG YANG SEDANG IHRAM:
Mandi dan mehukar kain sarung dan selubung         
Mandi dengan memakai sabun          
Menjalin dan menyisir rambut           
Memakai celana pendek         
Menutupi muka          
Memakai terompah bagi wanita         
Menutupi kepala disebabkan lupa      
Berbekam, mengeluarkan nanah, mencabut gigi dan memotong urat           
Menggaruk kepala dan badan
Berkaca dan mencium bunga-bungaan          
Mengikat pundi-pundi di pinggang bust menyimpan uangnya pribadi dan uang orang lain dan memakai cincin    
Memakai celak           
Bernaung di bawah payung, di bawah tends, atap dan lain-lain       
Asal-usul Telaga Zamzam      
Sunat berdoa di Multazam     
Sunat masuk ke Ka'bah dan Hijir Isma'il       
SA'I DI ANTARA SHAFA DENGAN MARWA:
Asal-usul disyari'atkannya     
Hukumnya     
Syarat-syaratnya        
Naik ke Shafa dan Marwa     
Melakukannya tanpa terputus            
Keadaan suci untuk melakukan sa'i   
Berjalan kaki dan berkendaraan         
Sunat sa'i di antara dua tonggak          
Sunat naik ke Shafa dan Marwa dan berdoa di sang menghadap ke Baitullah         
Doa di antara Shafa dan Marwa.       
Berangkat menuju Mina         
Boleh berangkat sebelum hari Tarwiah          
Berangkat ke 'Arafah
WUQUF DFARAFAH:
Keistimewaan hari 'Arafah    
Hukum wuquf
Waktu wuquf 
Yang dikatakan wuquf          
Sunat wuquf di batu-batu besar         
Sunat mandi   
Adab wuquf dan berdoa        
Wuquf adalah Sunnah Ibrahim a.s     
Puasa 'Arafah 
Menjama' shalat Zhuhur dan 'Ashar  
Ifadhah (bertolak) dari 'Arafah            
Menjama' shalat Maghrib dan Isya' di Muzdalifah
Bermalam dan wuquf di Muzdalifah
Tempat wuquf
AMALAN-AMALAN PADA HARI NAHAR: TAHALLUI. PERTAMA DAN KEDUA:
MELEMPAR JAMRAH:
Asal-usul disyari'atkannya     
Hikmahnya     
Hukumnya     
Besar kerikil dan jenisnya      
Dimana diperoleh kerikil        
Banyaknya kerikil      
Hari melempar            
Melempar pada hari Nahar     
Mengundurkannya hingga malam hari           
Keringanan bagi orang-orang yang lemah dan berhalangan buat melempar setelah lewatnya pertengahan malam hari Nahar 
Melempar dari sebelah atas    
Melempar pada hari yang tiga            
Wuquf dan berdoa setelah melempar pada hari-hari Tasyriq
Berurutan dalam melempar    
Sunat membaca takbir dan berdoa setiap melemparkan kerikil dan menaruhnya di antara jari-jari  
Digantikan melempar oleh orang lain            
Bermalam di Mina     
Kembali dari Mina     
HEWAN KURBAN (AL HAD-YA):
Pengertiannya
Yang lebih utama di antaranya          
Batas sekurang-kurangnya dari hewan kurban          
Bilakah wajib menyembelih unta?     
Pembagiannya            
Syarat-syarat had-ya  
Sunat memilih had-ya            
Menandai hewan kurban dan mengalunginya           
Hikmah mengalungi dan memberi ciri           
Mengendarainya        
Waktu penyembelihan           
Tempat penyembelihan            
Sunat menyembelih unta sewaktu is berdiri dan lainnya sewaktu terbaring
Tidak boleh upah tukang potong diambilkan dari had-ya     
Memakan daging had-ya       
Banyaknya had-ya yang boleh dimakan
           
BERCUKUR ATAU BERGUNTING RAMBUT
Waktunya       
Hal-hal yang disunatkan dalam mencukur     
Sunat melewatkan pisau cukur etas kepala botak      
Sunat memotong kuku dan. menggunting kumis        
Perintah bergunting dan larangan bercukur bagi wanita Kadar rambut yang harus digunting wanita dari kepalanya           
THAWAF IFADHAH:
Waktunya       
Menyegerakan ifadhah bagi wanita   
Mampir di Muhashshab         
UMRAH:
Mengerjakannya berulang-ulang          
Boleh dilakukan sebelum haji dan pads bulan-bulannya
Berapa kali 'umrah Nabi saw?
Hukumnya     
Waktunya       
Miqatnya
           
THAWAF WADA':
Hukumnya     
Waktunya       
KAIFIAT ATAU TATA CARA MELAKUKAN HAJI SUNAT SEGERA KEMBALI
IHSHAR (TERKEPUNG/TERHALANG)
Orang yang terkepung wajib menyembelih sekurang-kurangnya seekor kambing     Tempat menyembelih hewan dalam keadaan terkepung Orang yang ihram boleh mensyaratkan tahallul bila terhalang oleh sakit dan lain-lain   
KISWAH BAGI KA'BAH
Memberi Ka'bah wangi-wangian       
Larangan berbuat kedurhakaan di Tanah Suci           
Memerangi Ka'bah     
SUNAT MENYIAPKAN KENDARAAN BURT MENGUNJUNGI MESJID YANG TIGA           
Adab memasuki Mesjid Nabi dan adab berziarah     
Sunah beribadah di taman yang penuh berkah          
Sunat mengunjungi Mesjid Kuba' dan shalat di sans
KEUTAMAAN KOTA MADINAH KEUTAMAAN MENINGGAL DI MADINAH
Judul : FIQIH SUNNAH 5
Pengarang : Sayid Sabiq
Penerbit : PT. Alma'arif Bandung
ISBN : 979-400-029-9
Edisi/ Cet ke  : Cet 20
Tahun Terbit : Cet 1 th 1978
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : 314 hlm
Kertas Isi : HVS
Cover : Soft
Ukuran : 14 x 21 cm
Berat : 400 Gram
Kondisi : Baru
Harga : Rp. 33.000
 
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==